It's really Me Yeahh..

Foto saya
Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Seorang yang mungkin menurut orang lain gak pernah jelas maunya apa, sukanya apa, bahkan ada yang bilang saya suka asal, namun saya pikir mereka yang aneh, beruntung saya berada ditengah keluarga yang selalu membanggakan ke"unik"an ini. Sehingga saya tak perlu merasa risih dengan apa yang saya punya...hal yang paling tidak saya suka adalah menyesal, karena menyesal hanya akan membuat kecewa dan marah, so yang terjadi yah udah ajah terjadi, yang akan datang yang harus di'nikmati'...saya termasuk orang yang cukup ramah meski susah akrab dengan orang lain, tapi jika kita udah klop..jangan tanya saya bagaimana membuat anda jadi gila huehehehe...artinyaaaa...kalian siap siap merindukan aku setiap saat hahahaha...narsis..itu pastiiii...karena aku harus menyukai diri sendiri dulu baru bisa menyukai orang lain..setuju setuju??? so welcome to my world!!!

Minggu, 27 Juni 2010

Sedih dan Senang...*GoodLuck Bro...


Ini adalah perjalanan pertamanya untuk berjuang menyelamatkan dirinya sendiri, mungkin memperjuangkan harga dirinya...dan mungkin juga hanya untuk membuktikan bahwa dia berani jauh dari keluarga yang pasti sangat dicintainya...
Adikku paling bungsu secara resmi kami anggap sebagai perantau, sebagaimana halnya pria minang zaman dahulu..hehehe...yah aku pikir itu baik buatnya, agar dia tau seperti apa rasanya jauh dari aku, dari ibuku dan dari abangnya...
Melihat persiapannya untuk berangkat sepertinya bulat sekali tekadnya untuk tak kembali sebelum "berhasil" entah apalah ukuran berhasil itu menurutnya, yang aku tau..kapan pun itu...dia harus sendiri...
Kenapa aku sebegitu lebainya menganggap perantauannya seperti sebuah perpisahan yang sangat menyedihkan? sampai ibuku tak kuasa menahan tangis, sampai aku juga akhirnya menyerah dan menitikkan air mata?
Yahhh...karena selama 27 tahun hidupnya, dia adalah yang paling lemah diantara kami secara fisik mungkin, ada kebutuhan khusus buatnya secara fisik, karena hanya dia juga yang selama ini selalu mengalah berada di dekat ibuku
Satu-persatu kami meninggalkan rumah, untuk melanjutkan siklus kehidupan, berbekal ijazah yang mungkin menurut orang lain tak seberapa...satu-persatu kami jauh dari ibuku, dan inilah hal yang paling berat... i really miss her...so much...
Yahhh...inilah hidup, ada bagian sedih dan ada bagian bahagia...
Trima Kasih untuk sedih dan bahagia ini ya Allah....

Kamis, 10 Juni 2010

Aku Rindu PadaMu


Uuffhhh....tarik nafas dalam-dalam....susah banget buat fokus. Kreatifitas ilang, banyak mau tapi tak mampu...begitulah kira2. Kata orang sih tak ada yang tak mungkin jika kita berusaha, tapi adakah yang mau meyakinkan ku bahwa apa yang kuinginkan saat ini bisa kuraih? bukan bantuan untuk mewujudkannya secara langsung, hanya untuk meyakinkanku saja...
Satu-persatu rasanya mulai meninggalkanku, bosan melanda, tak tau akan diceritakan sama siapa, empty, lonely....kalo udah gini aku ingin sendiri beneran, sejenak saja...seperti yang dulu sering aku lakukan...berjalan sendiri menikmati orang lalu lalang didepanku, disekitarku...yah itulah cara ku memanjakan diri...itu duluuu...waktu aku masih dianggap sebagai wanita yang belum dewasa.

Tapi sekarang aku dianggap sudah dewasa, baik dari segi U dan status juga yeaahhh mungkin pengalaman, meski aku sendiri tak mengerti apa itu kadar dewasa, apa barometernya...dan tak perlu juga aku tau terminologinya bukan?

Yang pasti sekarang caraku memanjakan diri adalah dengan traveling..yahhh, dulu aku suka jalan-jalan dan sekarang berubah menjadi sangat suka, dan akan lebih suka lagi, makin banyak dilihat makin banyak tau dan ingin diketahui...itulah manusia dan hidupnya, istilahnya "tak pernah puas".

Sebenarnya bukan itu, aku hanya merasa semakin besarnya Kuasa Tuhan ketika kita melihat betapa indahnya dunia dengan variasi yang tak terhitung...warna-warni dunia dari benda hidup ampe benda mati...sampai aku merasa sangat rindu dengan penciptanya..ya...traveling membuat ku Rindu PadaMu Ya Allah...

Merasa kecil dan tak berarti, tapi selalu sombong dihadapan manusia lain serta selalu mengeluh dihadapanMu...padahal sedikit saja kau meniupkan hawa murka ke wajah kami betapa tak sanggupnya kami untuk itu....Maafkan kami Ya Allah, atas semua hal bodoh yang terkadang mengingkari kuasa mu....

Sabtu, 01 Mei 2010

Travelling lah sebelum meteor menghancurkan bumi

mmmmhhhh....baru direferensiin beberapa teman untuk tempat yang layak dikunjungi. secara akan ada bisnis trip ada baiknya ini dicoba, toh biaya juga gak terlalu nyekik kalo udah nyampe Jakarta, ehh yang ada refensinya malah serentak dan membingungkan...antara Bandung, Jogja ama Bogor...sudah tentu bukan kotanya yang jadi perburuan, namun objek wisatanya...
Yang mana yahh..waktu terbatas hanya bisa milih 1 kota, sementara semua menggiurkan...
Travelling lah sebelum meteor menghancurkan bumi....hehehehe

Senin, 05 April 2010

Roxette: You dont Understand me


Seumur hidup ...ini kali pertama ketinggalan pesawat...harusnya dalam kondisi tak beruntung begini pelampiasan adalah mencari bahan tertawaan biar hati terhibur...tapi apa yang terjadi???
HP Lowbatt, Blackberry juga lowbatt bahkan habis total, sementara lusa aku juga harus menyambung penerbangan ke kota lain setelah kota tujuan penerbangan yang tak jadi ini...

Hufff...mana banyak tugas pula yang harus dikerjakan..ya ampunnnn ...malas melanda
hmmm...ada sesuatu yang ilang didalam ati..tiba2 ajah dada kayak berlubang, dan tak tau kenapa. Aku tiba2 membutuhkan sosok yang bisa ngademin kalo aku lagi panik dan pusing kayak begini, yang bisa meyakinkan aku dengan kalimat "dont worry hun...everything will gonna be alrite.." dan aku akan merasa ringan setelah mendengarkan itu.
Bukan omelan, bukan disindir-sindir, dan bukan pula kalimat2 yang membuat aku merasa semakin bodoh...

Kalau boleh jujur..tak banyak yang kuinginkan..hanya ingin dibuat nyaman, bukan selalu merasa bersalah...merasa nyusahin dan merasa tolol...

Mhhh...sebenarnya pengen ngobrol...ngobrol apa ajah...

:::Tertawa lepas itu menyenangkan yah...apalagi jika tertawa lepas bersama-sama...serasa semua masalah yang ada dan yang akan datang itu adalah gampang jalan keluarnya:::

Kamis, 01 April 2010

Enjoy Tanah Rentjong

MUSEUM TSUNAMI BANDA ACEH

DIATAS NOL KILOMETER
FAJAR BALOHAN SABANG
UJUNG ASPAL PULAU SUMATERA
DIATAS KAPAL MENUJU SABANG

Minggu, 28 Maret 2010

NAD Yang Fenomenal


Nanggroe Aceh Darussalam....dulu waktu belajar di SD taunya hanya DI Aceh...dan hanya ada 2 "Daerah Istimewa" di Indonesia, lalu aku nanya ama guruku waktu itu.
"Kenapa dikasih Gelar Daerah Istimewa???" apa istimewanya?...ternyata karena dia adalah propinsi satu-satunya yang memberikan pesawat kepada Republik Indonesia kala itu.

Sampai di daerah ini, aku baru tau...kenapa NAD sanggup memberikan pesawat, menjadi propinsi pertama dan satu-satunya pula....
Ternyata, Propinsi ini sangatlah kaya raya...amat teramat kaya....kalian pasti setuju.
Bayangkan saja...berapa banyak perusahaan Gas dan Minyak di propinsi ini, bahkan ada yang lepas pantai, belum lagi Pabrik Pupuk Iskandar Muda nya..ckckckck.."pantes ajah.."

Selain Kekayaan Sumber Daya Alamnya...lihatlah betapa strategisnya propinsi yang terletak di daerah paling barat Nusantara ini....dikelilingi lautan lepas yang menjadikan aksesnya kemanapun dan dari manapun menjadi sangat mudah. Dan mungkin dikarenakan alasan itu pula salah satu daerahnya menjadi Pelabuhan Bebas...Internasional lhooo....

Ada hal lain yang mengagumkan juga tentang propinsi ini...dikelilingi Minyak dan Gas tapi tanah nya tidak tandus, masih banyak bukit-bukit hijau dengan hutannya yang luas...memanjakan mata sepanjang perjalanan...segarrr meskipun hawa panas sangat menyengat...dan masih banyak sawah-sawah hijau dikiri kanan jalanan menuju kota Banda Aceh.

Dari kecil aku gak pernah kepikiran untuk mengunjungi propinsi ini, bahkan waktu kecil tidak pernah ingin mengunjunginya, keinginan itu baru timbul ketika duduk di bangku kuliah. kebiasaan pulang kampus sangat sering duduk di pinggir Pantai Padang Sumatera Barat. Saya terpikir untuk mengunjungi banyak Pantai di Nusantara....dan semua itu tentunya bisa jadi dimulai dari Pantai Paling Ujung Nusantara yaitu Pantai Sabang. sejak saat itu aku sangat terobsesi dengan pantai Sabang...Sangat Sangat Terobsesi...apalagi tau air lautnya yang jernih yang bisa melihat langsung ikan hias warna warni berenang di dalamnya.

Ketika akan memulai perjalanan ke kota ini, aku sengaja memilih perjalanan darat...selain banyak tempat yang harus aku singgahi..bukankah perjalanan darat sangat menyenangkan? Malam sebelum berangkat, aku gak bisa tidur ampe jam 3 pagi... sangat exciting...gak karuan rasa senangnya...padahal belum nyampe..hehehehe...apalagi membayangkan Pantai Sabang...waaahhhhh....makin gak bisa tidur....

Memasuki Perbatasan SUMUT-NAD aroma syariah sudah kental tercium...beberapa kali mendapat giliran pemeriksaan dari pihak berwenang lumayan membosankan. Maklum pada saat melakukan perjalanan ini, propinsi tersebut sedang heboh karena dianggap sebagai tempat latihan para teroris bahkan telah memakan korban dari hasil kontak senjata...
Agak serem tapi hmmm...tawakkal ajalah...alhamdulillah kami selamat...sampai pulang...

Orang lokal bilang, Aceh setelah Tsunami sangat jauh berubah, lebih indah dari sebelumnya, lebih teratur...lebih rapi...Tepat di depan pantai Ulee Lheue (agak repot menulis dan mengingat nama tempat di NAD hehehe) terdapat kuburan massal korban Tsunami, bayangkan saja 160.000orang telah menjadi korban dahsyatnya cobaan tsunami yang harus dialami nyaris seluruh wilayah propinsi ini...dan menjadi bencana Internasional...

Banyak bangunan baru yang sebagian besar merupakan hasil sumbangan dari berbagai manca negara. Dan semuanya tertata rapi di kota Banda Aceh, tapi sayang..masih banyak rumah bantuan yang kosong tak berpenghuni dan aku sempat nonton berita siaran TV lokal yang mengatakan tinggi nya tunggakan tagihan listrik yang juga diakibatkan rumah bantuan yang tak berpenghuni (biaya abodemen kali maksudnya yahh....karena kalau tak berpenghunikan tak pakai listrik hehehehe)

Hingga hal yang paling kunanti tiba...saatnya menyebrang ke Pulau Sabang, karena membawa kendaraan maka harus naik ferry yang menumpangkan kendaraan, penyebarangan juga jadi lebih lama (2.5jam) kalau cuma bawa badan mahhh naik ferry cepat hanya 45 menit...wong pulaunya keliatan dari pelabuhan Ulee lheue..kalau gak salah hanya 20km.
Aku duduk di dek paling atasss...wuihh senangnya melihat ujung kapal membelah air laut mengeluarkan buih putih yang banyakkk, air laut yang biru kelam..angin yang teramat kencang dan aku nikmati itu semua dengan Jazz manis dari Norah Jones...Thinking About You,Th0se Sweet Words, Love Me Tender serta Somewhere Over The Rainbow yang paling kusuka...

Sesampai di Pelabuhan Balohan..akhirrrnyaaaaa....aku memijak tanah Sabang...pulau paling ujung nusantara...dan segera meluncur ke tugu 0km dengan lajunya...menghabiskan aspal paling ujung Indonesia....menyaksikan SunSet Jingga...dan bersyukur dalam hati dengan mata berkaca diberi kesempatan untuk menikmati semua ini...

Ketentuan Syariah di Sabang tidak seketat waktu aku di B Aceh dan Lhokseumawe. Masih bisa aku menemukan wanita muslim yang tidak berkerudung, masih ada yang berjalan ditempat umum menggunakan celana pendek... :)

Tapi dimana-mana tempat santai untuk minum kopi a.k.a warkop tetap berseliweran dimana-mana....buanyaaakkk banget.
orang aceh itu hobby kongkow di warkop...dan semua kasta bersatu padu berbagi cerita disana...aseeeekkkk....

Tapi ada yang lucu...sekaligus aneh...pas aku kesana, dan mungkin ini kebetulan juga gak tau deh...Masjid disana tuh gueddeee guedddeee banget...bahkan ada yang bakal jadi masjid yang terbesar diasia tenggara, melebihi kegedean istiqlal...tapiiiiii....masjidnya banyak yang gak siap...hehehehehe...gak tau kenapa...dan kita lihat saja nanti ..selain kaya akan SDA juga kaya dengan masjid..

(^_^)

Jumat, 29 Januari 2010

Dear...

dear...
I like you a lot I realize you're in a relationship
with someone right now and I respect
that I would like you to know that if you're ever single
in the future and you want to come visit me
I would be open to spending time with you and finding
out how old you were when you wrote your first song

dear....
I liked you too much I used to be attracted to boys
who would lie to me and think solely about themselves and you
were plenty self-destructive for my taste at the time I used to say
the more tragic the better the truth is whenever I think of the lately 90's
your face comes up with a vengeance like it was yesterday

dear...
I love you muchly you've been nothing
but open hearted and emotionally available and supportive
and nurturing and consummately there for me I kept drawing you in
and pushing you away I remember how beautiful it was to fall asleep
on your couch and cry in front of you for the first time you
were the best platform from which to jump beyond myself what
was wrong with me

dear...
you rocked my world you had a charismatic way
about you with the women and you got me
seriously thinking about spirituality and you wouldn't let me get away
with kicking my own ass but I could never really feel relaxed and looked out
for around you though and that stopped us from going any further
than we did and it's kinda too bad becasue we could've had much more fun

dear...
we learned so much I realize we won't be able to talk for some time
and I understand that as I do you
the long distance thing was the hardest and we did as well as we could
we were together during a very tumultuous time
in our lives I will always have your back and be curious about you
about your career about your where abouts

Sabtu, 23 Januari 2010

Ketika Matahati menatap "waterlily"


Jauh sebelum ini aku pernah melewati telaga ini bersama teratai itu didalamnya, dulu telaganya mungkin tak sedalam sekarang, tapi entah kenapa aku tak mampir barang sebentar, mungkin singgah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan dalam peta kehidupanku.
Jauh sebelum ini aku pernah terpesona dengan kecantikan teratai itu, aku memandangnya dari jauh, dan meikmati warnanya yang cerah, namun entah kenapa aku enggan untuk duduk sebentar disamping telaga itu, khawatir aku akan menjadikan buruk warna teratai disana dan menjadikan buruk pula telaga itu.
Beberapa waktu lalu...tanpa sadar, saat menelusuri jalan di peta kehidupanku...aku melewati telaga itu lagi, kali ini lebih mempesona dari sebelumnya.
Warnanya lebih merah, lebih mempesona mataku...dan entah kenapa aku berhenti sejenak, diam lama terpaku disamping telaga itu.
Menikmati keindahannya, warnanya, kelopaknya yang mekar, batangnya yang kukuh, daunnya yang lebar seakan menggambarkan bahwa aku boleh mendekatinya jika aku mau.
Seolah daunnya mampu menahan tubuhku untuk bisa mengapung diatasnya, seolah tanganku bisa berpegang ke batang teratai itu, sambil aku ciumi dia...
Warna nya bagai sepasang mata yang selalu memandangku dengan kagum, tanpa dia sadar...aku yang mengaguminya, kelopaknya merekah umpama senyum yang selalu menjadikanku tersenyum...
Sambil aku terus nikmati itu, tak sadar aku duduk ditepi telaga itu...
Aku sentuh airnya yang sejuk, sangat sejuk...sambil aku berkata dalam hati "telaga ini lebih dalam dibanding beberapa tahun lalu"
Tapi tak ada gentar untuk tetap disana, tak gentar jika mungkin ada riak dari dalam, tak gentar jikalau aku jatuh dan tenggelam disana.
Aku duduk dengan lebih nyaman di tepi telaga itu, dan masih mengagumi warnanya yang seperti mata yang mengagumiku pula, masih tersenyum melihat kelopaknya...aku senang, senang luar biasa menikmatinya hingga tak sadar aku memasukkan kakiku ke dalam air telaga itu.
Kali ini tak lagi sejuk yang kurasa menjalari kaki naik keseluruh tubuh hingga ke ubun2, tapi hangat...
Air telaga itu menjadi hangat, membuat aku lebih nyaman dan sangat nyaman...
Tak ada takut aku duduk di tepi telaga itu, dengan kaki terjulur terendam ke dalam airnya, kubasuh muka dengan hangat nya air itu, oh...sungguh hangat air ini...
Hangat hingga membuat hatiku hangat, dan tak sadar pula air mataku bercampur dengan air ditelaga itu.
Air mata terharu karena kesempatan untuk merasakan telaga yang nyaman, teratai yang indah serta air yang menghangatkanku, ya...air mataku bercampur dengan air telaga itu, bercampur dengan air hujan, bercampur dengan panas mentari, bercampur dengan malu nya pelangi, bercampur dengan merdunya desau angin bercampur dengan semuanya...menjadikan itu sebagai telaga yang nyaris sempurna dengan teratainya.
Aku tersentak ketika tiba-tiba air telaga berubah menjadi dingin, aku terlalu lama duduk ditelaga ini, aku terlalu asyik dengannya, aku terlalu lama singgah disini, dan aku sempat berpikir bahwa ini adalah telaga milikku...
Ketika air menjadi dingin, membuat aku harus mengangkat kakiku dari sana, tak tahan menjadikan kaki ku kaku karena dinginnya, kaku menjadi tak peka, kaku menjadi tak bisa merasa...aku mengangkat kakiku, aku mengangkat kakiku...
Dan akhirnya aku sadar 1 hal, dulu telaga ini tak sedalam sekarang, kalau pun ingin mendekati teratai itu mungkin aku bisa menenggelamkan separuh badanku tanpa harus berenang.
Tapi kini telaga itu semakin dalam, dan aku masih tetap tidak bisa berenang, sehingga semakin sulit buatku untuk mendekati telaga itu.
Kulihat teratai itu menjauh, menjauh mendekati tepian yang berbeda dari tepian dimana aku duduk, mendekati tepian tempat seekor angsa bermain, menari dan bernyanyi...
Hummmm....telaga ini semakin indah, gumamku...indah dengan hadirnya angsa itu, indah melihat mereka berdekatan, dan aku semakin tak bisa mendekat...karena aku tak bisa berenang....ya..aku tak pernah bisa berenang...
Aku lalu berdiri...tersenyum sambil bersiap melanjutkan perjalananku..dalam peta kehidupanku...
Tak tau...apakah aku akan melalui telaga ini lagi suatu masa nanti?

Jumat, 22 Januari 2010

Hikmah


Sudah beberapa lama ini aku terus mengeluh tentang kerja,yah sedikit tentang hidup juga lah... bisa jadi sebabnya karena demotivasi, mungkin juga karena bosan dengan atmosfir kerja yang ada, atau bisa jadi bosan dengan rutinitas nya...aku gak tau dan selalu mencari tahu..
Hari ini tanpa di duga aku diundang untuk jadi participant untuk meeting yang katanya hanya untuk durasi 10 menit..awal nya aku mengeluh "yaa elaahhh meetinggg..pagi gini meeting" keluhku
Meskipun akhirnya jadi melar ke setengah hari alias jadi 4 jam.
Tapi tak ada yang kukeluhkan lagi setelahnya ttg meeting kali ini, snack nya OK...lunch nya lumayan hehehe...
Gak lah..bukan itu yang paling aku senangi...
Melihat cara bicara, cara berpikir dan performa salah seorang participant lain aku sangat kagum...aku baru mengerti, memang ibu itu pantas duduk di posisinya saat ini, kharismatik benar2 kharismatik...berwibawa,smart, cekatan, cerdas dan sangat bersemangat tapi tetap ke ibuan...aku jadi kagum ama dia...aku juga tertular semangatnya...
Saat aku bekerja di company lama, aku juga punya seseorang yang jika aku ingat maka aku akan semangat lagi, jika aku berbicara dengan dia maka seolah tak ada pekerjaan yang tak mampu untuk aku lakukan, jika hang out dengan dia semua tawa lepas dan bebas..meski kadang kami juga share ttg beberapa masalah yang ujung2 nya kami akan bergumam "yah sudahlah..."
Aku jadi berpikir, kadang kita emang butuh melihat, berbicara, share dengan orang yang kita anggap nyaman, bahkan kalau bisa lebih detail lagi mengerti benar tentang problem di pekerjaan kita, mengerti benar posisi kita as a woman, mengerti benar bagaimana melegakan sesak di dada karena himpitan beban dan masalah yang terus berganti meski akhirnya membuat kita semakin kuat...
Life oh Life...saat ini adalah momen dimana aku merasa sangat beruntung diciptakan sebagai manusia, meskipun hanya manusia biasa, dengan jabatan yang biasa,dengan fisik yang mungkin biasa menurut orang lain, dengan hal yang kumiliki yang juga biasa menurut orang lain, dengan cita-cita yang harus luar biasa (aku pernah dengar..kalau bercita-cita jangan yang biasa) dan aku bahagia...alhamdulillah masih bisa melihat hikmah dari jalan hidup yang harus ditempuh..
Meski langkah terkadang sangat teramat ringan namun juga harus terseret-seret aku tetap bahagia dan sangat bahagia...."aku sangat bahagia sejak saat aku melihatmu"

Rabu, 20 Januari 2010

Nyaman dan Aman


Sejenak menyempatkan diri mampir dikandang kupu-kupu ini...
Hummm...ketularan demam n flu dari orang serumah
Badan meriang panas dingin, aktifitas lagi full padat berisi..hehehe sangat menyiksa, tapi aku malah selalu tidur lebih awal, ini dia positifnya jika sakit, istirahat jadi lebih banyak.
Well.....
Tidak taulah apa ukuran adil yang sebenarnya, tapi acap kali kita bergumam, berujar, berkata, berteriak "ini gak adil".
Barusan teman saya juga bilang begit: "ini gak adil banget, aku udah ngabdi disini 2 tahun tapi gak ada kenaikan gaji, sementara dia yang baru beberapa udah langsung bisa dapat adjusment 50% dari gajinya...muke gile nih bosss...males gue..bete bete beteeeee....!!!!"
Aku malah masih cuek dengan pekerjaanku, dia juga masih ngomel macam2 ttg betapa tidak adilnya si boss itu (katanya siyy...) Tak brapa lama dia pergi, aku pun selesai melakukan pekerjaan ku.
Teringat aku ttg curhat teman tadi, betapa dia sangat menginginkan adjusment itu dibeberapa bulan lalu, bahkan sewaktu mau mengajukan permohonan pun dia sudah bilang kalau nanti hal itu disetujui dia bisa menabung lebih demi cita2nya membeli rumah untuk ibunya. Tapi kenyataannya, permohonannya tak disetujui, hanya dengan alasan yang menurut dia sangat amat sepele (nah bagian ini aku setuju).
Akhirnya dia demotivasi, merasa hasil kerjanya tak dihargai, merasa tak ada gunanya dia menghabiskan waktu dengan segudang aktifitas jiwa dan raga itu, berfikir dan bekerja kerasss...kerassssss banget
Aku juga bisa apa, tapi buatnya..aku mendengarkan ocehannya tanpa membantah udah cukup, dia tau aku bukan orang yang dengan mudah ikut2an dia hasut untuk membenci perusahaan ini, membenci orang lain, membenci siapa pun yang yang selalu dia keluhkan keburukannya..
Yah aku memang selalu begitu, kadang aku pikir...apakah aku tak peka? Orang sudah sangat berapi-api menceritakan kejelekan sesuatu tapi aku anteng2 ajah, senyum manggut2 seolah mengerti, padahallll.. hummmmm
Aku pikir, ngapain juga aku ikut2an sebel seperti dia, bukan aku yg ngalamin, bukan aku yg dirugikan, bukan aku yg kena imbas nya, toh posisiku hanya pendengar, ikut2an berperasaan negatif membuat aku akan kelihatan semakin tua, secara tanpa demikian pun kayaknya ku terlihat lebih tua dari usia ku
Meskipun perusahaan ini bukanlah yang terbaik yang pernah kutemui, tapi setidaknya dia tak seburuk yang dikatakan temanku tadi....(naive in action...
Tapi kepikiran juga jadinya, aku juga sudah lama kerja disini, bahkan kerja ku gak buruk2 amat, setidaknya komplain yang masuk ke aku gak parah menurutku...
Tapi aku juga tak pernah mendapatkan reward, bahkan pernah menjadi yg terbaik pun aku hanya mendapat salam dan ucapan trimakasih, aku sudah cukup puas pada saat itu bisa mencapai impianku sendiri "menjadi yang terbaik" bukan untuk reward, pujian, sanjungan yang selalu mereka lebih2kan.
Sekarang aku baru sadar, kenapa dia yang baru 3 bulan sudah dapat adjusment????
Lha aku??? apakabar aku??? dianggap apa aku??? Apakah aku juga harus ikutan komplain dulu baru dilihat oleh company???
Akh...tukang komplain bukan type-ku...Ahaaaaa.....ini dia kuncinya: karena aku bukan tukang komplain, aku bukan orang yg cerewet seperti temanku itu, aku bukan orang yang nyinyir dan sibuuuuukkkkkk ajah ngeluhin fasilitas n tunjangan, maka perusahaan ini menganggap aku nyaman dan aman...huh!!!

Minggu, 17 Januari 2010

Kode Alam....


Banyak hal yang ingin dititipkan di Kandang Kupu2 ini. Tapi setiap saya membukanya dan ingin meletakkan titipan itu, saya malah bingung...bagaimana seharusnya saya menata agar terlihat lebih indah dan gampang di temukan. Kebanyakan mikir maka Si Kandang akhirnya ditutup lagi tanpa menitipkan apa-apa.
Pagi ini, minggu yang cerah...sudah jam segini saya sama sekali tak mempunyai rencana untuk kemana2. Yang saya pikirkan adalah Laporan saya buat besok harus selesai, karena tugas lain menanti.
Beberapa hari di tahun 2010 ini rasanya waktu 24 jam jadi semakin singkat, saya sendiri bingung...sebenarnya sibuk apaan yahh???
Saya bisa bekerja cepat tapi payah soal manajemen waktu...selalu amburadul akhirnya malah jadi keliatan gak beres2 kerjanya....
Hummm...sekarang ini saya mau cerita ttg kekuatan alam mempengaruhi pikiran...jiahhh...
ini menurut versi saya lho...boleh berargumen tapi ini bukan masalah benar atau salah :) *demokratis euy..
Kenal ama Henry Dunant donggg...dia punya buku yang berjudul "A Memory Of Solferino", ada kutipan dalam buku ini yang mengatakan ..."Sebuah Negara tidak akan pernah kekurangan pemimpin, apabila anak mudanya sering bertualang di hutan, gunung dan lautan"...dari buku itu kita akan tau apa yang mengilhami Mr Dunant mendirikan ICRC (kalo di Indonesia jadi PMI). Hal ini diraih Dunant karena seringnya ia berpetualang di alam, banyak hal dari alam yang menjadi sumber inspirasinya, terutama perang antara pasukan Prancis dan Italy melawan Austria di Solferino.
Nama Soe Hok Gie tentunya juga pernah dengarkan...?? Seorang Idealis yan punya kepekaan sosial yang tinggi terhadap negeri ini. Gie adalah orang yang sangat menggilai Gunung (samapai matipun ia berada di pelukan dinginnya Gunung Semeru) dan ia semakin sering mendaki gunung ketika menjadi mahasiswa di Fak Sastra Univ Indonesia. Jika ditanya, apa untungnya atau apa perlunya naik gunung, maka Gie akan menjawab..."kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan2. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai Tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus pula dibarengi dengan pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung. (Agak sulit yah memahami jawaban Gie dan korelasinya dengan mencintai Tanah Air...saya juga harus baca bolak balik secara perlahan-lahan agar dapat esensinya... :)
Oh ya..adalagi kutipan dari Walt Whitman, sastrawan Amerika Bilang "Now, I See the secret of the making of the best person. It is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth"
Nah...dari beberapa perjalanan wisata sederhana yang saya lakukan, ada beberapa moral story yang saya dapatkan...antara lain...semua alam itu indah, dan yang membuatnya semakin indah dan menjadi tak indah adalah manusia...tak mestilah menghabiskan uang berkantung2 untuk dapat melonggarkan pikiran yang mumet oleh beragam aktifitas, sedikit perjalanan menantang sudah sangat memacu adrenalin dan membuat kita lupa sejenak tentang permasalahan yang ada. Selain itu juga kayaknya kita bisa lebih tenang berhadapan dengan masalah yang tentunya pasti ada kapan saja di mana saja. Tapi, menyatu dengan alam, membuat saya merasa yahhhhh...hidup itu benar2 bisa ternikmati jika kita bisa menyatu dengan alam. Tanpa khawatir panas, hujan, angin...dan lain sebagainya...karena semua itu adalah proses yang harus terjadi. Alam juga harus melewati prosesnya...dan semua itu telah ditentukan yang kuasa
Moral story yang lainnya adalah...yang paling bikin pelancongan kita boros adalah belanja aneka oleh2 dan titipan ini itu dari tetangga dan sanak keluarga..
...ini mah ngajarin kita jadi pelit yah...tapi coba cek lagi...berapa anda harus menyisihkan biaya tambahan khusus untuk oleh2 yang akan anda beli...bisa hampir sama besar dengan biaya transport perjalanan itu sendiri....
Ada lagi moral story lainnya: "Jagalah kebersihan"
kadang gak sadar lagi menikmati perjalanan sambil ngemil tapi sampah cemilan dibuang sembarangan. Ray yang asli American cerita ama saya kalo di negaranya itu ..orang buang samapah di denda Rp 2.000.000 dalam kurs saat ini. Dan takkan ada orang yang mau merelakan uang sebesar itu hanya karena perbuatan yg sangat memalukan. Bahkan anak kecil saja tau bagaimana kita harus membuang sampah...katanya bercerita dengan mimik serius dan prihatin melihat negara kita.

Jadiiiii.....nikmati alam ini agar anda merasa orang yang sangat beruntung diberi kesempatan hidup di dunia, pelihara alam ini untuk menyelamatkan anda, dan alam juga mengajarkan kita agar bisa hidup bersahaja....dan menjadi tak serakah..."bukankah serakah itu penyakit yang sangat berbahaya...menjadikan selera kita unlimited"

Sabtu, 26 Desember 2009

Telinga, Hati, Musik dan Indonesia

Well..pagi pagi begini aku pengen nulis ttg sesuatu yang sangat aku gemari, bahkan aku takkan bisa hidup tanpanya, yah...MUSIK dan segala terminologinya dalam arti luas.
Ngobrolin ttg seni yang satu ini mungkin bukan pada posisinya aku kasih penilaian bagus maupun pembusukan terhadap suatu karya yang telah diciptakan oleh pihak lain. Karena aku bukan seniman, bukan musisi, bukan pengamat musik atau apalah sebutannya terhadap pekerja seni ini. Tapi aku penikmat sejati MUSIK...tak terlalu fanatik terhadap salah satu aliran musik tapi telinga tetap lebih cepat bereaksi terhadap ROCK...
Seni Musik itu sendiri gak kalah tua ama umur manusia, karena musik dihasilkan tak melulu dari alat musik/alat instrumen yang kita kenal secara awam...apapun bisa (aku jadi ingat seorang temanku yang hebat menggunakan beras dalam tampiannya untuk menghasilkan bunyi background pertunjukan dramatisasi puisi kami...*jadi pengen lagi)
Termasuk didalamnya jerit tangis bayi ketika pertama kali ditujukkan "here is the world!!!" tak tau makna tangisan itu menyesal telah diletakkan ke bumi atau tangis bahagia karena punya kesempatan sampai di bumi yang luar biasa indah ini.
Balik ke topik awal...MUSIK dan pengaruhnya buat aku sangatlah besar, rasanya bisa mengungkapkan senang dan sedih di hati, membangkitkan mood yang lagi malas2an, sebel, gak ada ide..dan buaaaanyak lagi suasana hati yang ujung2nya jadi semakin indah karena musik...tidak harus musik yang dikeluarkan oleh MP3, CD atau kaset jaman dahulu...akhhh...susah rasanya menjabarkan ajaibnya bunyi2 alam mempengaruhi jiwa....*thanks GOD for a couple of ear...
Aku punya mimpi..mimpi yang aku tak tau apakah aku bisa mewujudkannya, secara sangat banyak alasan dari mereka untuk mematahkan semangat "kaki panjang" ini...
Aku ingin berkeliling Indonesia, yah hanya Indonesia...begitu kagumnya orang diluar sana ttg Indonesia, lihatlah bagaimana mereka menelan air ludah melihat Indonesia yang sering kita umpat ini...kita maki ini..kita caci ini...
Sampai dengan aku mendapatkan 1 album Full karya UBIET yang bahkan Judul Albumnya pun aku tak tau (kalau tak salah sih "ARCHIPELAGONGS" tolong koreksi kalau salah)..berawal dari kekagumanku akan jalan menuju Maninjau maka dia refensikan Album ini.
Sudah Nyaris 1 minggu aku hanya bolak balik mendengarkan album ini, tapi apa yang terjadi???? Nafsuku ingin keliling Indonesia semakin besar...Semua lagu dalam album ini berhasil membiusku, aku tak melihat Nusantara tapi bisa merasakan keindahannya lewat lagu ini ( UBIET...memang hebat!!!! )
Dan aku rasa ini Hardly Recommended buat anda para pencinta alam, backpacker, traveller atau apalah sebutannya bagi orang yang suka keluyuran....
Kayaknya sigitu dulu, tak banyak orang yang suka membaca essay yang terlalu panjang..tanpa gambar huehehehe.....

Jumat, 25 Desember 2009

Makan Siang Nyam-Nyam



aw..aw..aw..
enak nya makan siang kali ini...bau asap yang nempel di kepala udah gak dipeduliakan lagi..baunya ajah haruuuummm banget...bener-bener bikin lapar...
aku gak pintar masak enak, hal ini terbukti dengan tidak pernahnya masakanku dipuji oleh siapapun...tapi apakah melihat gambar ikan ini kalian percaya bahwa aku tidak bisa masak enak???
demi menghindari hidung memanjang ala pinokio maka aku akan jujur...partisipasiku hanya jadi tukang kipas dan dekorasi ajah...yang lain nya??? mami punya andil...
hehehehe...mari kita makan...(aku paling suka ikan, terutama bagian kepala)
nyam-nyam..slrupp..slrupp..jilat deh tuh jari...hehehe

Rabu, 23 Desember 2009

Ya, aku ingin punya Blog karena...

Mendengar komentar seorang selebritis yang lumayan aku kagumi karena menurutku dia pintar berkata "nge-blog itukan kerjaan orang yang kurang kerjaan".
Pada saat itu aku sempat mikir...kenapa dia bilang kurang kerjaan yah?
Bukan kah menulis itu pekerjaan yang mengasyikkan?
Bukan kah kita terkadang berbicara dengan diri sendiri? dengan nge-blog kita bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Seperti hal nya dia, yang menuangkan pikirannya kedalam lagu-lagu bagusnya.
Dan bukankah berbagi itu penting? Penting untuk kebutuhan rohani, karena terkadang manusia hanya ingin didengar.
Yah, tapi setelah kupikir, blog tidaklah kebutuhan batinku yang mendesak saat itu, toh juga nanti-nanti bakalan punya, tanpa tau kapan 'nanti-nanti'nya itu. Jadi sebelum adanya blog ini aku mengandalkan kertas bekas buat corat-coret setelah selesai akan aku lempar dengan gaya “tree point” ke tong sampah.
Tergugah dari kebiasaan 2 orang teman yang sangat rajin mendokumentasikan sesuatu, as a moment dan menjadikannya sebuah cerita, maka aku pikir...kayaknya tiba saatnya aku punya blog.
Aku membuang banyak moment yang sengaja atau pun gak kejadiannya, tapi semua itu menjadi penting. Penting untuk membahagiakan diri-sendiri dan mudah-mudahan penting serta membahagiakan orang lain juga.
Jadi alasan utama aku mempunyai blog adalah sebagai keranjang untuk segala apa yang telah aku dapat dan harus aku simpan saat melalui peta kehidupanku...

Kupu-Kupu Jangan Pergi



Kecil mungil bewarna
Warna-warni terangi alam
Sentuhan karya indah
Jika tergambar baik
Mata hati melihat kau sangat istimewa
Terbang melayang-layang menari hinggapi bunga-bunga
Kupu-kupu jangan pergi
Terbang dan tetaplah di sini
Bunga-bunga menantimu
Rindu warna indah dunia
Anak kecil tersenyum manis
Pandang tarianmu indah
Bahagia dalam nyanyian
Kupu-kupu jangan pergi

By: MG